kcblforum

Sarana Komunikasi buda2 KCBL di dunia cyber
 
IndeksIndeks  GalleryGallery  Web Blog KCBLWeb Blog KCBL  FAQFAQ  AnggotaAnggota  GroupGroup  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
MENU KCBL FORUM
 Home
 KCBL forum
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
 Pendaftaran Anggota
Latest topics
» This post is beyond awesome
Tue 02 Aug 2011, 22:26 by Tamu

» x-Hack hack you
Fri 29 Jul 2011, 04:28 by Tamu

» Nonton TV Online via PC - RCTI, MetroTV, TransTV, SCTV, TVONE
Tue 15 Jun 2010, 18:27 by raddscan

» ADD URL or SUBMIT URL situs Anda
Tue 12 Jan 2010, 16:29 by raddscan

» Pusat informasi beasiswa s1 s2 s3 Dalam dan Luar Negeri
Sat 09 Jan 2010, 02:07 by raddscan

» INFO Lowongan kerja 2011 terbaru
Fri 01 Jan 2010, 17:07 by raddscan

» Bedah Buku : "Deadly Mist"
Mon 03 Aug 2009, 22:36 by Q2

» OPO SIH PHP IKU?
Mon 27 Jul 2009, 22:34 by Sufi Road

» Ternyata Tubuh Manusia Bercahaya
Mon 27 Jul 2009, 22:25 by Sufi Road

Poll
Menurut sobat KCBL, perlu ngga di rayakan 1 th web kcbl terbentuk?
perlu di rayakan
75%
 75% [ 3 ]
ngga perlu di rayakan
0%
 0% [ 0 ]
no comen
0%
 0% [ 0 ]
Bingung
25%
 25% [ 1 ]
cape deh
0%
 0% [ 0 ]
Total Suara : 4
Top posters
Q2
 
Admin KCBL Forum
 
Sufi Road
 
Indy
 
raddscan
 
team leader
 
e2n
 
indoroids
 
benk2
 
Sallwa
 
Statistics
Total 43 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah order1

Total 129 kiriman artikel dari user in 122 subjects
User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 18 pada Sat 19 May 2012, 14:16

Share | 
 

 Bagaimana Tunanetra Belajar Komputer?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Q2
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 54
Registration date : 29.12.07

PostSubyek: Bagaimana Tunanetra Belajar Komputer?   Sat 22 Nov 2008, 05:24

Catatan Oleh Rama
Penulis: Eko Rama Aditya - detikinet

Jakarta - Pembaca, melihat tunanetra yang mahir berkomputer mungkin sudah mulai jadi hal lumrah di sekitar kita. Berkat kemajuan teknologi dan informasi (IT), kini tunanetra pun dapat merasakan bagaimana komputer dapat menjadikan "hidup menjadi lebih hidup".

Boleh dibilang begitu, karena berkat dukungan IT, tunanetra tak hanya terbantu dalam bidang pendidikan dan pekerjaan, namun juga bisa menikmati aktivitas komputasi lain, mulai dari browsing internet hingga chatting dan ngobrol via telepon komputer.

Namun, saat penulis bertemu dengan banyak tunanetra yang belum menguasai komputer, atau pengajar komputer yang begitu antusias ingin mengajarkan komputer untuk tunanetra, sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik pun muncul. "Bagaimana caranya mengajar komputer untuk tunanetra?"

Jika kata "untuk tunanetra" dalam kutipan di atas dihilangkan, jawabannya tentu mudah. Tinggal daftar di ratusan pusat pendidikan komputer yang tentunya sudah menjamur, atau belajar langsung lewat buku-buku panduan belajar komputer yang pastinya sudah banyak beredar di pasaran. Tak hanya itu, sarana belajar berbentuk multimedia pun sudah akrab dengan mereka yang ingin belajar menggunakan metode yang lebih modern.

Lho, memangnya berbeda cara mengajar komputer untuk orang berpenglihatan dan tunanetra?

Tentu saja, karena di sini kedua belah pihak menggunakan komputer dengan cara yang berbeda. Untuk orang berpenglihatan, akses ke komputer dilakukan dengan menggunakan mata, sedangkan untuk tunanetra, informasi dan pengoperasian komputer dilakukan dengan memanfaatkan indera pendengaran (komputer dilengkapi dengan pembaca layar), atau indera peraba (komputer yang dilengkapi dengan monitor braille).

Untuk teknik mengajar komputer bagi orang berpenglihatan tentunya sudah sering Anda temukan di mana-mana. Nah, kali ini penulis akan memberi contoh proses pengajaran komputer bagi tunanetra yang dilakukan Sugiyo (tunanetra), salah seorang instruktur senior yang mengajar komputer bagi tunanetra di Yayasan Mitra Netra, Jakarta.

Penulis berharap adanya ilustrasi kecil ini dapat memberi gambaran pada pembaca tentang teknik mengajar komputer bagi tunanetra, sehingga dapat langsung diaplikasikan apabila ada relasi tunanetra yang ingin belajar komputer.

Konsep Pelajaran

Untuk langkah awal, Sugiyo biasanya terlebih dahulu menerangkan konsep-konsep pelajarannya. Misalnya, dia akan menerangkan apa itu menu bar dan apa saja yang ada didalamnya. Setelah itu, untuk langkah pengoperasian tertentu, dia biasanya langsung mengajak siswa praktek bersama-sama.

"Pertama-tama, mereka dituntun untuk mengerjakan sesuatu, lama-lama dilepas dan akhirnya mereka bisa mengerjakan sendiri," jelasnya.

Sugiyo juga sering kali memancing para peserta kursus lewat pertanyaan-pertanyaan seputar materi yang diajarkan. Dengan begitu, para muridnya akan dapat memahami pelajaran dengan lebih baik.

Agar mempermudah peserta mengikuti kursus, Sugiyo menyusun beberapa buku pedoman pelajaran komputer. Selain diambil dari buku-buku computer yang pernah dibacanya, buku-bukunya tersebut juga disusun berdasarkan pengalaman pribadinya ketika belajar komputer.

"Saya sudah memiliki konsep sendiri mengenai urutan pelajaran yang diberikan. Saya sebelumnya belajar dari buku-buku dan kemudian saya menyusun sendiri sehingga dapat dipahami oleh tunanetra dengan lebih mudah," tuturnya.

Untuk keterangan yang bersifat visual, Sugiyo biasanya membuat alat peraga sederhana. Alat tersebut biasanya berasal dari bahan-bahan yang ada di sekitarnya. "Yang penting saya bisa mendeskripsikannya kepada siswa," ujarnya.

Kursus komputer yang dilaksanakan di YMN dibagi atas beberapa program. Jangka waktu pelaksanaan kursus tergantung dari program apa yang diambil. Untuk Microsoft Word misalnya, lamanya program adalah empat bulan dengan dua kali pertemuan setiap minggunya, masing-masing selama dua jam.

Setelah menyelesaikan program Microsoft Word, peserta dapat memilih program berikutnya, seperti Microsoft Excel, Microsoft Power Point atau Microsoft Access. Selain itu, kursus komputer di YMN ini menyediakan program html, Jaws Script (materi untuk mengkonfigurasi pembaca layar JAWS )dan program lanjutan dari html.

Karena komputer yang digunakan tunanetra harus dilengkapi dengan program pembaca layer (screen reader), di awal penggunaannya peserta kadang kala menemukan kesulitan dalam memahami aksen atau suara yang dikeluarkan program pembaca layer tersebut. Hal itu dikarenakan suara yang dikeluarkan masih menggunakan aksen bahasa Inggris. Untuk itu, Sugiyo biasanya membimbing siswa memahami suara yang dibacakan oleh program tersebut.

"Biasanya saya meminta siswa mendengarkan perkata dan saya akan mengulang apa yang disebutkan oleh screen reader itu," jelas Sugiyo lagi. Pada kenyataannya, tidak perlu waktu lama untuk dapat memahami suara yang dikeluarkan oleh program pembaca layer tersebut.

Untuk bisa mengikuti kursus komputer, peserta diharuskan telah lulus kursus mengetik sepuluh jari yang juga diadakan YMN.

"Hal tersebut penting untuk memudahkan siswa memahami apa yang ada pada keyboard komputer," ujar Sugiyo menjelaskan.

Sedangkan untuk program-program lanjutan, Sugiyo mensyaratkan, peserta paling tidak sudah menguasai konsep windows. Sejauh ini, tidak ada kendala berarti yang menghambat Sugiyo dalam mengajarkan komputer kepada tunanetra.

"Asal mereka memiliki kemauan yang kuat, mereka pasti bisa. Kalau saya yang tunanetra bisa, saya yakin mereka juga pasti bisa," ujarnya.



sumber
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.maliki-online.tk
 
Bagaimana Tunanetra Belajar Komputer?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
kcblforum :: WAJIB DIBACE BAGI MEMBER KCBL FORUM :: HEADLINE NEWS KCBL-
Navigasi: